weblogUpdates.ping Taneak Jang, Rejang Land, Tanah Rejang http://rejang-lebong.blogspot.com Taneak Jang, Rejang land, Tanah Rejang: 10. Abstrak Silsilah Raja - Raja Pulo Percha (Sumatra) : Siasat busuk Imbang Jaya Kartasura

10. Abstrak Silsilah Raja - Raja Pulo Percha (Sumatra) : Siasat busuk Imbang Jaya Kartasura

·

10. Siasat busuk Imbang Jaya Kartasura

Klik
Kembali ke Bag. 9


Pada satu kesempatan Imbang Jaya menukar sepucuk dari Raja Perempuan untuk Pangeran di Sungai Nian.
Imbang Jaya menukar surat tersebut dengan surat yang ia tulis sendiri. Padahal surat ini adalah surat dari Raja Perempuan dan Tuanku Muda dari kota Tanjung Bunga, yang di tujukan kepada Raja Muda Yang Dipertuan dari Sungai Nian. Isinya mengenai hubungan perjodohan dan rasa hormat mereka kepada Putri Bungsu. Isi surat itu kemudian di ganti oleh Imbang Jaya yang isinya bila ada orang yang ingin menyunting Putri Bungsu sebagai istri, sebaiknnya Raja Muda memberikan ijin kepadanya. Ini semua karena Sri Sultan Murdu
Alum (Tuanku Orang Muda) pada saat ini sedang mengidap sakit yang berbahaya; tubuhnya ditutupi dengan bisul bisul dan sendi sendinya menjadi lumpuh, dan ia tidak akan dapat pulih kembali, cepat atau lambat atas kehendak Tuhan dia akan meninggal dunia. Setelah menulis surat ini, dia mengutus orang terpercaya untuk menyampaikan surat itu ke Rajah Muda, untuk mengatakan bahwa surat itu berasal dari Tanjung Bunga. Selama utusan itu melakukan tugasnya, dia memilih 713 orang pria untuk memutus semua komunikasi keluarga raja antara Sungai Nian dan Tanjung Bunga.

Setelah menerima kabar itu Raja Muda dari Sungai Nian mengirim utusan untuk melihat dan menjenguk Tuanku Orang Muda, namun utusan itu tidak berhasil tiba di Tanjung Bunga, tapi dibunuh oleh orang orang Datuk Imbang Jaya yang ia tempatkan di tengah jalan antara Sungai Nian dan Bunga Tanjung.

Namun demikian sang pangeran terus menunggu lama berita dari Tanjung Bunga, tapi sang utusan tidak pernah kembali. Untuk waktu yang lamapula ia harus mematuhi isi surat yang dikirim dari Tanjung Bunga. Saat itulah Datuk Imbang Jaya memanfaatkan kesempatan untuk melamar Putri Bungsu dan menikahinya dalam sebuah upacara pernikahan, dan pangeran mengabulkan permohonan itu karena takut kepada kemarahan Imbang Jaya bila di tolak. Pangeranpun menyiapkan pesta besar untuk pernikahan Putri Bungsu dan Imbang Jaya.

Singkat cerita, saat pesta berlangsung memasuki tiga bulan, saat itulah Tuanku Orang Muda tiba di Sungai Nian untuk merebut Putri Bungsu, dan membawanya ke Tanjung Bunga. Perangpun tak terelakkan antara Tuanku Orang Muda dan Imbang Jaya, yang berlangsung tiga tahun. Peperangan yang panjang itu menyebabkan bencana kelaparan dan kekalahan Imbang Jaya.


Klik
Menuju Bag. 11

1 comments:

ivank ( Who am I? ) said...
November 08, 2011  
Rate this:
2.5

syarat dengan ilmu pengetahuan dan sejarah semoga berguna untuk Bengkulu da kita semua........

Rejang Land Pal

Support by