weblogUpdates.ping Taneak Jang, Rejang Land, Tanah Rejang http://rejang-lebong.blogspot.com Taneak Jang, Rejang land, Tanah Rejang: Rafflesia hasseltii

Rafflesia hasseltii

·

Rafflesia Hasseltii Suringar
Raflesia merah putih
Cendawan muka rimau

Bloom in Rejang Land, Sumatra

Rafflesia Hasselti Suringar pertama kali ditemukan di Muara Labuh dan Alahan Panjang, Sumatera Barat oleh Suringar dan dipublikasikan oleh Koorders thn 1918. Oleh karena itu Rafflesia Hasselti di anggap Bunga Asli Solok Selatan. Setelah itu, bunga yang tidak mempunyai butir-butir klorofil ini seakan menghilang.

Bunga ini juga disebut Rafflesia hasseltii Suringar atau Raflesia Merah Putih, di kota Solok Selatan bunga ini di sebut Cendawan muka rimau, karena warnya yang belang belang seperti wajah harimau.

Bloom in Rejang Land, Sumatra

Spesies hasselti memang tumbuh endemic (hanya di daerah tertentu saja), yakni di Pulau Sumatera, termasuk di tanah rejang seperti terlihat di photo.

Bercak putih pada bunga ini cukup dominant. Inilah, salah satu hal yang membedakan rafflesia ini dengan spesies yang lain. Pada spesies rafflesia lainnya, bercak putih tampak kusam dan berupa titik-titik kecil. Kelopak bunganya berdiameter sekitar 60 cm dan berwarna merah bata.

Jenis tumbuhan ini sangat langka dan bahkan tergolong endemik. Jenis ini sebenarnya bukan termasuk jenis jamur atau cendawan akan tetapi termasuk tumbuhan holoparasit, yakni tumbuhan yang sepenuhnya menggantungkan hidupnya pada tumbuhan lain untuk kebutuhan makanannya.

Sebagaimana anggota kelompok Raflesia, jenis ini tidak mempunyai klorofil, namun mempunyai akar isap (haustorium) yang berfungsi sebagai penyerap nutrisi yang dibutuhkannya. Raflesia hasselti hidup dengan cara menghisap sari-sari makanan dari liana Tetrastigma lanceolarium yang menjadi inangnya. Jenis ini tidak mempunyai daun, akar dan batang, tetapi hanya berwujud bunga yang menempel pada akar atau batang liana.

Siklus hidup Raflesia hasselti sangat lama. Diduga waktu yang dibutuhkan dari knop/kuncup awal (diameter 0,5cm) sampai knop siap mekar (diameter 18 cm) adalah 280 hari. Waktu untuk knop mulai mekar sampai mekar sempurna 1 hari (24 jam) dan bunga akan mekar dan kemudian membusuk selama 5-8 hari (waktu yang sangat singkat untuk menikmati keindahan bunga ini sebagai salah satu bukti kebesaran Tuhan). Dengan demikian total siklus hidup Raflesia hasselti dari knop awal sampai mekar sempurna dan akhirnya membusuk adalah 288 hari atau sekitar 9 bulan.

Ciri Morfologi

Warna bunga merah bata & putih pucat, lebar kelopak 35-60 cm, diafragma diskus 7-9 cm diameter diskus 13 cm & tinggi diskus 9 cm, jumlah cuatan bunga (duri-duri pada diskus) sebanyak 15-­21 buah. Warna putih pd bunga cukup dominan, julukan spesies "Rafflesia Merah Putih".

Bloom in Rejang Land, Sumatra

Pada waktu mekar bunga ini mempunyai diameter 20-50 cm dengan ciri khas adanya bercak-bercak putih memanjang yang lebih dominan pada permukaan diafragma bunga dan mengeluarkan bau busuk. Bau busuk akan terasa sangat tajam pada hari ke 2-3 sejak mekar, oleh karena itulah orang sering menyebutnya bunga bangkai.

Rafflesia Hasselti from Bukit Tiga Puluh Park

Tumbuhan yang tergolong dalam famili Raflesiaceae dari divisio Spermatophyta ini termasuk vegetasi berumah dua (dioceos), artinya bunga betina dan bunga jantan terpisah pada individu yang berbeda. Biji sebagai alat perkembangbiakannya kemungkinan besar disebarkan oleh aliran air, angin, serangga tanah dan mamalia hutan yang berkuku, karena kuku mamalia hutan dapat menimbulkan luka pada liana dan membawa biji-biji Raflesia hasselti yang sangat kecil untuk menempel padanya.


Kondisi Habitat

Penyebaran Raflesia hasselti sangat dipengaruhi oleh penyebaran tumbuhan inang Tetrastigma lanceolarium dan faktor penyebaran biji. Berdasarkan hasil ekspedisi yang dilaksanakan oleh Balai TN. Bukit Tigapuluh, Fakultas Biologi UNRI, dan MAPALA OASIS pada bulan April 2003 ditemukan lebih dari 20 knop bunga Raflesia hasselti yang sedang mulai mekar di Dusun Tanah Datar, di tengah kawasan TN. Bukit Tigapuluh.
Tindakan konservasi rafflesia adalah dgn melestarikan & melindungi ekosistem hutan dari aktifitas manusia yg merusak. Kehadiran rafflesia di areal hutan alam berfungsi sbg indikator & motivator kegiatan konservasi keanekaragaman hayati di ekosistem hutan tsb. Status hutan merupakan kawasan hutan produksi terbatas, bukan kawasan hutan konservasi/cagar alam, sehingga status kelangkaan dari Rafflesia hasseltii dpt dikategorikan genting (endangered), karena populasi spesies ini terancam punah & tdk dpt bertahan tanpa perlindungan yg ketat oleh manusia untuk menyelamatkan habitat & populasinya dari kerusakan akibat eksploitasi hutan.

Di Indonesia jenis tumbuhan yang tergolong langka ini dilindungi undang-undang. Status kelangkaan refflesia sp. Adalah vulearable (rawan), endangered (genting), dan untuk beberapa jenis dapat dikategorikan ke dalam kelangkaan indeterminate (terkikis).

Status kelangkaan vulnerable rafflesia termasuk ketegori jenis yang terancam punah, terdapat dalam jumlah yang sangat sedikit dan eksploitasinya terus berlangsung sehingga perlu dilindungi.

Pelestarian bunga rafflesia melalui penangkaran hingga saat ini belum berhasil. Pelestarian yang mungkin dilakukan adalah dengan konservasi insitu, yaitu melindungi habitat asli dari kerusakan dan eksploitasi hutan. Di samping itu upaya pelestarian tanaman yang hanya dijumpai di sebelah barat Garis Wallace ini.

Sumber :
  • http://rejang-lebong.blogspot.com/2009/03/rafflesia-hasselti-bloom-in-rejang-land.html
  • www.changjaya-abadi.com dan Rafflesia Indonesia
  • www.bukit30.org/flora.php?bagian=flora10
  • http://rejang-lebong.blogspot.com/2009/05/rafflesia-hasseltii.html

0 comments:

Rejang Land Pal

Support by