weblogUpdates.ping Taneak Jang, Rejang Land, Tanah Rejang http://rejang-lebong.blogspot.com Taneak Jang, Rejang land, Tanah Rejang: Folk tale : Ulak Puyang Raje

Folk tale : Ulak Puyang Raje

·

Cerita Rakyat : Rambang Dangku

Dahulu kala ketika buaya masih bebas berkeliaran di sungai lematang, tempat pemandian dipinggir sungai lematang diberi pagar agar tidak diserang buaya, namun ada saja korban yang diserang buaya, seperti kisah Pugok(kakek) Batul berikut ini.

Pugok Batul yang sedang memasang rawai yaitu seutas tali nylon yang dibentangkan menyeberangi sungai dan digantungi puluhan mata kail tiba-tiba diserang buaya raksasa dan ditelan hidup-hidup kemudian dibawa kekediamannya, ketika didalam perut buaya Pugok Batul teringat cebatok yang selalu dibawanya, dengan susah payah dibelahlah perut buaya tersebut, namun setelah keluar dari perut buaya ternyata dia sudah berada ditempat yang asing, seperti gua dalam air yang dipenuhi buaya.



Singkat cerita Pugok Batul selamat kembali kepermukaan sungai dengan badan penuh luka dan tanpa pakaian, orang-orang yang melihat berlarian ketakutan karena menyangka dia sudah meninggal setelah berhari-hari dinyatakan hilang disungai, walaupun sempat dirawat akhirnya Pugok Batul meninggal karena luka-luka bekas gigitan buaya disekujur tubuhnya.


Penduduk setempat menyebut tempat sarang buaya tersebut sebagai Ulak Puyang Raje, terletak di hilir desa Baturaja, ketika tempat tersebut rusak karena tanah di kawasan tersebut ambruk kebawah menyerupai kawah dipinggir sungai, lama-kelamaan semakin dangkal tertutup lumpur sungai lematang, bahkan tak jauh beda dengan danau yang terbentuk dari Lematang Putus yang akhirnya menjadi tempat berkebun penduduk sekitar.


* ulak = bagian sungai yang dalam, permukaan airnya membentuk pusaran
* puyang = orangtua dari kakek/nenek, leluhur(nenek moyang)
* cebatok = sejenis golok


Sumber :
http://patehkepur.blogspot.com

0 comments:

Rejang Land Pal

Support by