weblogUpdates.ping Taneak Jang, Rejang Land, Tanah Rejang http://rejang-lebong.blogspot.com Taneak Jang, Rejang land, Tanah Rejang: Anggrek Ki Aksara (Anggrek Patik Emas) Kecantikan pada Helai Daun

Anggrek Ki Aksara (Anggrek Patik Emas) Kecantikan pada Helai Daun

·

Anggrek langkah yang di laporkan banyak tumbuh di Papua, ternyata di temui di Tanah Rejang (Gunung Kabah). Sayang sekali anggrek ini kian terancam karena banyak kolektor gelap berburuh ke habitatnya dan memperjualbelikannya di pasar gelap anggrek dunia, tanpa berusaha mengembangbiakannya terlebih dahulu. Ini salah satu link kolektor gelap yang tak bertanggung jawab memperjual belikan anggrek asal Curup di Internet tanpa menyebut jati diri, tentunya bila anggrek ini hasil budi daya pasti tak akan menjualnya sembunyi -sembunyi (Transaksi tersembunyi). Banyak hasil anggrek penangkaran yang boleh di jual bebas bila berhasil di kembang biakan menurut aturan.



JAKARTA – Apa bagusnya tanaman anggrek jika tidak berbunga? Selama ini, kecantikan anggrek selalu diukur dari bentuk dan warna bunga yang mekar. Namun Macodes petola (anggrek ki aksara), salah satu spesies dari genus Macodes, membuktikan bahwa kecantikan anggrek tak hanya bisa diukur dari bunga. Daun, bagian tanaman yang kerap diabaikan, juga bisa tampil cantik. Bahkan kecantikan daun pada spesies ini melebihi keindahan yang dimiliki sang bunga.
Keindahan daun genus Macodes membuatnya mendapat julukan ”Anggrek Permata” (Jewel Orchid). Genus Macodes sendiri memiliki tujuh spesies, menyebar dari Malaysia hingga Papua New Guinea, Vanuatu dan Indonesia.
Tanaman ini memiliki batang tegak yang menopang daun dari bawah sampai ke atas. Daunnya berwarna hijau gelap atau hijau kecoklatan dan memiliki urat yang sangat cantik. Daun ini menopang bunga yang bentuknya mungil.
Macodes petola ditemukan C. L. Blume sebagai Neottia petola pada tahun 1825. Tanaman ini banyak ditemukan pada ketinggian 100-800 meter di atas permukaan laut, dalam hutan hujan dataran rendah. Ia tumbuh baik pada tempat teduh bertanah basah.
Sayang, tanaman yang di Indonesia banyak ditemukan di Papua ini mulai langka. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 7 tahun 1999, anggrek ki aksara sudah masuk dalam kategori spesies yang dilindungi.
Jika Anda tertarik menanamnya, pastikan ia mendapatkan temperatur dan cahaya secukupnya. Yang pasti, jangan biarkan ia kering sama sekali. (san)






Copyright © Sinar Harapan 2002


0 comments:

Rejang Land Pal

Support by