weblogUpdates.ping Taneak Jang, Rejang Land, Tanah Rejang http://rejang-lebong.blogspot.com Taneak Jang, Rejang land, Tanah Rejang: Rejung : Semulen tuei - An old lady

Rejung : Semulen tuei - An old lady

·

 -Rejung oleh A Samsudin

Semulen tuei



monok puteak tebang mai pelak
sapei ba pelak bekenek-kenek
monok puteak tebang mai pelak
sapei ba pelak bekenek-kenek
udi puteak belagak pacak
alang ke cendok udi mai penek
udi puteak belagak pacak
alang ke cendok udi mai penek


gennasub uku bekenek
gacang bekenek gacang mak pengei
lak gennasub uku bekenek
gacang bekenek gacang dapet pengei
gennasub uku mai penek
gacang mai penek gacang mak bagei
gennasub uku mai penek
gacang mai penek gacang mak bagei


burung ijo betilei ebung
maik ba nanas siti baida
burung ijo betilei ebung
maik ba nanas siti baida
lenget ijo uku temurut
putus ba nyabei demdam coa sudo
lenget ijo uku temurut
putus ba nyabei demdam coa sudo

terkuku nak lapen baik
boak nioa ne pelai duwei
terkuku nak lapen baik
boak nioa ne pelai duwei
kaleu uku nak mareak indok
asal ba jijei ite beduwei
kaleu uku nak mareak indok
asal ba jijei ite beduwei

begitu caro bi ulang
alang ke tenang si bioa musei
begitu caro bi ulang
alang ke tenang si bioa musei
kalew ce'o caro nu asoak
alang ke riang asei ko direi
kalew ce'o caro nu asoak
alang ke riang asei ko direi


na gen ne coa temebang manyen
nebang kebayoa nak tengeak umei
na gen ne coa nebang kemanyen
nebang kebayoa nak tengeak umei
gen ne coa kecek de nien
kecek telajoa uku temimo
gen ne coa kecek de nien
kecek telajoa uku temimo


lubuk lingau memasang aspal
senak ne sapei muaro rupit
lubuk lingau memasang aspal
senak ne sapei muaro rupit
ko nak kapal uku nak rakit
cek pe gen ite serepak sapei
ko nak kapal uku nak rakit
cek pe gen ite serepak sapei

  • Sung by: A Samsudin
  • Gitar By : Yulisman
  • Lyric by : Curup Kami
  • Publish by : Tun Jang

Rejung


Sesuai dengan alam yang berada di pelosok-pelosok bukit barisan, menyebabkan anak-anak Rejang dekat dengan kehidupan alam, sehingga tidak mengherankan jikalaupun mereka sudah jauh pergi merantau tetap saja kencenderungan ingat kepada alam yang indah di dataran tinggi sumatra, meski kadang menjadikan angan-angan untuk pulang. Sejalan dengan keadaan seperti itu terkadang tidak mengherankan apabila dalam kesendirian di dalam belantara sambil mengumpulkan hasil hutan mereka menembangkan lagu-lagu yang memiliki muatan budaya yang tinggi, dan apa yang keluar dari hati mereka biasanya sangatlah erat dengan situasi, dimana tidak ada politik, ataupun intervensi dari pihak manapun melainkan murni guratan suara hati, yang terkadang terdengar lirih, sedih dan sendu. Sya’ir beserta irama itulah yang disebut dengan rejung, adapun sya’ir di sini berupa pantun yang terdiri dari empat bait, dimana dua bait adalah sampiran dan dua bait lagi merupakan isi dari pantun tersebut.

Di dataran tinggi sumatra, seni sastra diturunkan secara lisan oleh nenek moyang mereka secara turun temurun. Guritan, Anda-andai, memuning, dan rejung (rejunk) adalah bentuk sastra lisan tersebut. Untuk tiga jenis sastra yang pertama, guritan, andai-andai dan memuning, biasanya tidak memakai media alat musik. Akan tetapi untuk jenis rejung dapat dilakukan tanpa alat musik atau mempergunakan alat musik. Alat musik yang dapat dipergunakan antara lain adalah Ramanika (Accordion), Piul (Violin), Gambus, ataupun Gitar Tunggal. Sementara alat musik yang lain seperti Suling (seruling), Seredam , dan Ginggong (Ginggung) tidak dapat dipergunakan untuk megiringi tembang atau rejung dikarenakan ketiga alam musik tersebut adalah alat musik (sejenis alat musik tiup). Dari sekian alat musik yang dapat mengiringi tembang hanya guitarlah yang paling menonjol dikarenakan berkemungkinan dalam mempelajarinya tidak terlalu sulit bila dibandingkan dengan alat-alat yang lainnya.

Seni rejung ini banyak berkembang pada suku serumpun anak bukit barisan (istilah penulis) atau sering diistilahkan dengan Lagu Batang Hari Sembilan ini terdiri dari beberapa suku antara lain : Rejang, Besemah, Lahat, Ogan, Pagar Alam, Lintang dan daerah yang memiliki kemiripan bahasa degan dealek "e" contoh kata = tebu). (Anak semende dan gitar tunggal blog)




0 comments:

Rejang Land Pal

Support by